pengertian Al jabar Boolean

Definisi Aljabar Boolean
Aljabar Boolean dapat didefinisikan secara abstrak dalam beberapa cara. Cara
yang paling umum adalah dengan menspesifikasikan unsur – unsur pembentuknya
dan operasi – operasi yang menyertainya.
(Definisi 2.1 – Menurut Lipschutz, Seymour & Marc Lars Lipson dalam
bukunya ‘2000 Solved Problems in Discrete Mathematics’, McGraw-Hill, 1992)
Misalkan B adalah himpunan yang didefinisikan pada dua operator biner, + dan ., dan
sebuah operator uner,’. Misalkan 0 dan 1 adalah dua elemen yang berbeda dari B.
Maka, tupel disebut aljabar Boolean jika untuk setiap a, b, c 0 B
berlaku aksioma (sering dinamakan juga Postulat Huntington) berikut :
• Misalkan terdapat
– Dua operator biner: + dan 
– Sebuah operator uner: ’.
– B : himpunan yang didefinisikan pada opeartor +, , dan ’
– 0 dan 1 adalah dua elemen yang berbeda dari B.
Tupel
(B, +, , ’)
disebut aljabar Boolean jika untuk setiap a, b, c  B berlaku aksioma-aksioma atau postulat Huntington berikut:

1. Closure: (i) a + b  B
(ii) a  b  B

2. Identitas: (i) a + 0 = a
(ii) a  1 = a

3. Komutatif: (i) a + b = b + a
(ii) a  b = b . a

4. Distributif: (i) a  (b + c) = (a  b) + (a  c)
(ii) a + (b  c) = (a + b)  (a + c)

5. Komplemen : (i) a + a’ = 1
(ii) a  a’ = 0

• Untuk mempunyai sebuah aljabar Boolean, harus diperlihatkan:
1. Elemen-elemen himpunan B,
2. Kaidah operasi untuk operator biner dan operator uner,
3. Memenuhi postulat Huntington.

Aljabar Boolean Dua-Nilai

Aljabar Boolean dua-nilai:
– B = {0, 1}
– operator biner, + dan 
– operator uner, ’
– Kaidah untuk operator biner dan operator uner:

a b a  b a b a + b a a’
0 0 0 0 0 0 0 1
0 1 0 0 1 1 1 0
1 0 0 1 0 1
1 1 1 1 1 1

Cek apakah memenuhi postulat Huntington:
1. Closure : jelas berlaku
2. Identitas: jelas berlaku karena dari tabel dapat kita lihat bahwa:
(i) 0 + 1 = 1 + 0 = 1
(ii) 1  0 = 0  1 = 0
3. Komutatif: jelas berlaku dengan melihat simetri tabel operator biner.

4. Distributif: (i) a  (b + c) = (a  b) + (a  c) dapat ditunjukkan benar dari tabel operator biner di atas dengan membentuk tabel kebenaran:

a b c b + c a  (b + c) a  b a  c (a  b) + (a  c)
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 1 0 0 0 0
0 1 0 1 0 0 0 0
0 1 1 1 0 0 0 0
1 0 0 0 0 0 0 0
1 0 1 1 1 0 1 1
1 1 0 1 1 1 0 1
1 1 1 1 1 1 1 1

(ii) Hukum distributif a + (b  c) = (a + b)  (a + c) dapat ditunjukkan benar dengan membuat tabel kebenaran dengan cara yang sama seperti (i).

5. Komplemen: jelas berlaku karena Tabel 7.3 memperlihatkan bahwa:
(i) a + a‘ = 1, karena 0 + 0’= 0 + 1 = 1 dan 1 + 1’= 1 + 0 = 1
(ii) a  a = 0, karena 0  0’= 0  1 = 0 dan 1  1’ = 1  0 = 0

Karena kelima postulat Huntington dipenuhi, maka terbukti bahwa B = {0, 1} bersama-sama dengan operator biner + dan  operator komplemen ‘ merupakan aljabar Boolean.

Ekspresi Boolean
• Misalkan (B, +, , ’) adalah sebuah aljabar Boolean. Suatu ekspresi Boolean dalam (B, +, , ’) adalah:
(i) setiap elemen di dalam B,
(ii) setiap peubah,
(iii) jika e1 dan e2 adalah ekspresi Boolean, maka e1 + e2, e1  e2, e1’ adalah ekspresi Boolean

Contoh:
0
1
a
b
c
a + b
a  b
a’ (b + c)
a  b’ + a  b  c’ + b’, dan sebagainya

Mengevaluasi Ekspresi Boolean

• Contoh: a’ (b + c)

jika a = 0, b = 1, dan c = 0, maka hasil evaluasi ekspresi:

0’ (1 + 0) = 1  1 = 1

• Dua ekspresi Boolean dikatakan ekivalen (dilambangkan dengan ‘=’) jika keduanya mempunyai nilai yang sama untuk setiap pemberian nilai-nilai kepada n peubah.
Contoh:
a  (b + c) = (a . b) + (a  c)

Contoh. Perlihatkan bahwa a + a’b = a + b .
Penyelesaian:

a b a’ a’b a + a’b a + b
0 0 1 0 0 0
0 1 1 1 1 1
1 0 0 0 1 1
1 1 0 0 1 1

• Perjanjian: tanda titik () dapat dihilangkan dari penulisan ekspresi Boolean, kecuali jika ada penekanan:
(i) a(b + c) = ab + ac
(ii) a + bc = (a + b) (a + c)
(iii) a  0 , bukan a0
sumber : wordpress.com

Sejarah Perkembangan Komputer

komputer digital serbaguna atau yang biasa disebut ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer) menjadi awal era sejarah komputer elektornik. ENIAC dibuat pada tahun 1946 oleh J. Presper Eckert dan John Mauchly. Dalam 20 detik, ENIAC dapat melakukan perhitungan matematis yang sebenarnya memerlukan waktu penyelesaian 40 jam jika dilakukan secara manual oleh kita. ENIAC dibuat saat perang dunia II dan tugas pertamanya adalah menghitung kelayakan sebuah desain bom Hidrogen. ENIAC berukuran sebesar ruang kamar 140 meter persegi, berat 30 ton, terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dengan 5 juta titik solder. mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW.

Di era teknologi informasi dan komunikasi yang pesat sekarang ini, komputer termasuk salah satu peranti “wajib” yang tak dapat diabaikan. Kini peranti yang pada dasarnya hanya untuk membantu proses berhitung (to compute) ini telah sangat ampuh dan multiguna. Merampungkan pekerjaan kantor, menikmati musik dan film, hingga nge-game dapat dilakukan menggunakan alat ini. Begitu pula menjelajah internet dan bertukar data antar pengguna yang terpisah jarak ribuan kilometer.

Vincent Atanasoff lahir pada 4 Oktober 1903 di Hamilton, New York, namun dibesarkan di Brewster, Florida. Sejak kecil Atanasoff telah menunjukkan ketertarikannya pada matematika. Anak seorang insinyur listrik ini pun tak mengalami banyak hambatan saat mereguk ilmu di bangku sekolah. Bahkan pendidikan menengahnya (setara SMA) diselesaikannya dalam waktu dua tahun saja.

Selepas itu Atanasoff melenggang ke University of Florida untuk menekuni bidang kelistrikan. Mungkin kekaguman pada sang ayah melandasi pilihannya ini. Di usia 22, dia lulus dengan menggondol gelar Bachelor of Science. Tak main-main, nilainya pun sempurna, A untuk semua bidang studi.
Penemu Komputer
penemu komputer Artikel Sejarah Perkembangan Komputer

penemu komputer

Selanjutnya Atanasoff melanjutkan studi tingkat master di Iowa State College. Di sini Atanasoff menekuni bidang matematika. Tak perlu waktu panjang, Atanasoff merampungkan studinya hanya dalam waktu satu tahun. Gelar master pun ia sabet di usianya yang ke-23 pada 1926.

Seakan tak puas, Atanasoff melanjutkan lagi studinya untuk mencapai tingkat doktor. Kali ini fisika menjadi pilihannya. Selama empat tahun Atanasoff berjuang meneliti seluk beluk helium. Akhirnya pada 1930, dengan mengusung tesis berjudul “The Dielectric Constant of Helium” studi formalnya pun rampung. Gelar Ph.D. bidang fisika teori ia peroleh di usia 27 dari University of Wisconsin.
kalkulator Artikel Sejarah Perkembangan Komputer

kalkulator

Saat menempuh studi doktornya, Atanasoff sering kali merasa buntu ketika harus menghitung menggunakan kalkulator mekanik. Meski termasuk mesin hitung tercanggih di era itu, Atanasoff merasa bahwa harus ada solusi lain untuk menggantikan kalkulator tersebut.

Pada 1936, Atanasoff berhasil membuat kalkulator analog. Alat ini dibuatnya setelah mempelajari cara kerja kalkulator mekanik Monroe dan mengkanibalnya serta menggabungkannya dengan tabung IBM. Alat hitung analog ini dapat bekerja baik. Meski demikian, hal itu tak memuaskannya.

Keterbatasan sistem mekanik dan analog membuat Atanasoff berpikir untuk menggunakan pendekatan digital. Namun, ide ini ternyata tak mudah dilaksanakan. Setelah hampir satu tahun mencoba mengimplementasikan gagasannya, Atanasoff merasa menemukan jalan buntu. Puncaknya terjadi saat musim dingin pada 1937.

Setelah penat berkutat di laboratorium, Atanasoff bermaksud mendinginkan otaknya agar tak “meledak” hanya gara-gara buntu pikiran. Ia pun segera mengambil mobilnya dan menyusuri jalan sambil menyegarkan diri. Namun tak dinyana, saat berkendara itu ternyata otaknya terus bekerja dan tak bisa berhenti memikirkan masalah yang sedang dikerjakannya. Hingga tak terasa telah lebih dari 300 km panjang jalan yang ditelusurinya.

Akhirnya Atanasoff memutuskan untuk berhenti di sebuah kedai. Di saat sedang rileks itulah Atanasoff menerima “pencerahan’ ‘. Berbagai ide segar datang silih berganti menari-nari di otaknya. Salah satunya adalah matematika binari dan logika Boolean. Solusi itu dianggapnya pas untuk komputer digital yang sedang dirancangnya.

“Oleh-oleh” berharga buah dari perjalanan ke Rock Island itu pun segera dimatangkannya. Pada September 1939, Atanasoff mendapat suntikan dana sebesar 650 dolar AS. Selain itu, ia pun mendapat bantuan tenaga dan pikiran dari Clifford Berry, salah satu mahasiswanya yang sama-sama gandrung akan solusi digital.

Atanasoff dan Berry segera mewujudkan komputer impian mereka pada November 1939. Prototipe yang mereka buat ternyata dapat bekerja. Atanasoff menamakan mesin hitung digitalnya itu dengan ABC. Kependekan dari Atanasoff-Berry Computer.
Komputer ABC

komputer ABC 600×405 Artikel Sejarah Perkembangan Komputer

komputer ABC

Lebih dari sekadar dapat bekerja, ABC pun ternyata lebih unggul dari mesin hitung lain yang ada saat itu. Ini dibuktikannya dengan mampu menyelesaikan 29 persamaan linear secara bersamaan. Dibutuhkan waktu yang lebih singkat untuk mendapatkan penyelesaiannya dari ABC dibanding mesin hitung lain.
komputer ABC 2 600×450 Artikel Sejarah Perkembangan Komputer

Komputer ABC 2

Atanasoff dan Berry segera mewujudkan komputer impian mereka pada November 1939. Prototipe yang mereka buat ternyata dapat bekerja. Atanasoff menamakan mesin hitung digitalnya itu dengan ABC. Kependekan dari Atanasoff-Berry Computer.

Lebih dari sekadar dapat bekerja, ABC pun ternyata lebih unggul dari mesin hitung lain yang ada saat itu. Ini dibuktikannya dengan mampu menyelesaikan 29 persamaan linear secara bersamaan. Dibutuhkan waktu yang lebih singkat untuk mendapatkan penyelesaiannya dari ABC dibanding mesin hitung lain.

Namun, bila dibandingkan komputer modern saat ini, ABC sangatlah “primitif”. Ia tak dilengkapi dengan CPU (central processing unit). ABC hanya menggunakan tabung hampa (vacuum tube) untuk mempercepat proses kalkulasi. Salah satu hal dari ABC yang tetap diterapkan pada komputer modern adalah pemisahan memori dari bagian komputasi. Ini seperti halnya memori DRAM sekarang.

Pada Desember 1940, dalam sebuah pertemuan ilmiah di Philadelphia, Atanasoff berkenalan dengan John Mauchly. Mauchly termasuk salah seorang pembicara yang tampil untuk mendemonstrasikan kalkulator
analog penganalisis data cuaca. Pada perkenalannya itu Atanasoff menceritakan penemuan mesin ABC-nya pada Mauchly. Atanasoff pun mengundang Mauchly untuk mengunjunginya di Iowa.
Mauchly Portrait Artikel Sejarah Perkembangan Komputer

Mauchly Portrait

Selesai pertemuan, Atanasoff bersama Berry mampir di Washington untuk mengunjungi kantor paten. Mereka mencoba meyakinkan kantor paten bahwa konsep yang diterapkan pada ABC benar-benar yang pertama. Ternyata benar! Meski demikian, keduanya tak segera mematenkan ABC

Meski ABC telah terbukti menjadi solusi alternatif untuk menggantikan kalkulator, namun Atanasoff tak pernah sempat menyempurnakannya. Panggilan negara yang membutuhkan tenaganya saat Perang Dunia mengharuskannya meninggalkan Iowa. Mesin ABC yang berbobot ratusan kilogram tak mungkin digotong ke tempat kerjanya yang baru di Washington. Pengurusan paten ABC pun dipercayakannya kepada pegawai administrasi di kampus Iowa. Namun, tampaknya hal ini tak pernah dilaksanakan oleh sang pegawai.

Di sisi lain, Mauchly semakin sering mengunjungi Atanasoff. Kunjungan itu dimulai pada 1941 dan Mauchly mendapat kesempatan melihat ABC. Ia pun mendapat banyak ide dari Atanasoff. Sebagai sesama peneliti, Atanasoff tentu senang mendiskusikan berbagai hal kepada Mauchly. Ia pun tak pernah ragu mengungkap berbagai konsep brilian yang dimilikinya. Namun, selama kunjungannya itu Mauchly tak pernah menyebutkan kalau ia sedang mengerjakan suatu projek komputer untuk dirinya sendiri.

Belakangan Mauchly berhasil membuat ENIAC. Sebuah komputer raksasa untuk Angkatan Darat AS. Atas karyanya ini, Mauchly tak pernah menyebut Atanasoff sebagai sumber inspirasinya. Begitu pun kenyataan bahwa Mauchly menyerap banyak ilmu dari Atanasoff. Pada akhirnya masyarakat menjadi lebih mengenal ENIAC sebagai komputer digital pertama, bukannya ABC.

Namun, rupanya kebenaran tak pernah bisa disembunyikan. Kepeloporan Atanasoff pada solusi digital terungkap saat terjadi sengketa hak paten ENIAC antara Honeywell Inc. dan Sperry Rand yang membeli hak paten atas ENIAC dari Mauchly pada 1951. Pertempuran keduanya di pengadilan baru tuntas pada 19 Oktober 1973 saat hakim menyatakan bahwa paten atas ENIAC adalah tidak benar dan Mauchly (bersama J. Presper Eckert) bukanlah pioner komputer digital elektronik. Selain itu, hakim juga menyatakan bahwa Mauchly bukanlah pemilik ide yang asli, tetapi mendapatkannya dari Dr John Vincent Atanasoff.

Meski keputusan itu secara tidak langsung ikut memberi “kemenangan’ ‘ pada Atanasoff, namun kebanyakan orang masih menganggap ENIAC sebagai komputer digital pertama. Mungkin ini disebabkan karena persengketaan itu kalah pamor dibandingkan kasus Watergate yang melibatkan Presiden Nixon. ABC tetap tak banyak dikenal hingga Atanasoff tutup usia pada 15 Juni 1995

sumber : caritauaja.info
wikipedia

Yang Tersembunyi Benteng

Benteng Tersembunyi (隠し砦の三 tidak Kakushi toride san akunin ? ) adalah 1958 Jidai-Geki film yang disutradarai oleh Akira Kurosawa dan dibintangi oleh Toshiro Mifune sebagai General Rokurota Makabe dan Misa Uehara sebagai Putri Yuki. Sebuah terjemahan harfiah dari Jepang adalah judul Tiga Villains dari Benteng Tersembunyi.

Film dimulai dengan dua basah kuyup petani , Tahei dan Matashichi ( Minoru Chiaki dan Kamatari Fujiwara) melarikan diri setelah pertempuran. Mereka mencoba untuk membuat jalan melintasi perbatasan ke negara Hayamata tempat mereka tinggal, tetapi mereka merasa terhalang oleh penjaga perbatasan dan dipaksa menjadi perbudakan.

Setelah pemberontakan di kompleks budak, Tahei dan Matashichi berhasil melarikan diri, kemudian menetap di dekat sungai, dan menemukan bahwa beberapa batang di daerah tersebut mengandung emas dari dikalahkan Daimyo keluarga mereka berjuang dalam pertempuran. Mereka bertemu dan mulai perjalanan dengan Jenderal Rokurota Makabe ( Toshiro Mifune ). umum sedang mencoba untuk mengangkut putri dari kalah Daimyo keluarga, Putri Yuki Akizuki ( Misa Uehara ), dan apa yang tersisa dari keluarga-nya emas ke wilayah rahasia. Dalam rangka menjaga rahasia identitasnya dari petani, Yuki pose sebagai bisu.

Selama misi, para petani menghambat dan kadang-kadang mencoba untuk melarikan diri dengan emas. Mereka kemudian bergabung dengan petani seorang putri (Toshiko Higuchi), yang mereka memperoleh di sebuah penginapan dari budak -pedagang. Bersama-sama, lima membuat putus asa perjalanan melalui wilayah musuh. Sepanjang jalan, Rokurota tersandung pada sebuah saingan lama, dan Princess menemukan pemahaman baru tentang kehidupan. Akhirnya, mereka ditangkap dan dipegang oleh saingan Rokurota, yang telah terserang luka oleh tuannya setelah kalah bertarung dengan Jenderal. Bila saatnya tiba untuk transportasi mereka kembali ke markas, ia memiliki pencerahan dan sisi dengan Putri dan Rukarota dan membebaskan mereka.

Para petani (yang berhasil melarikan diri menangkap) tersandung pada emas, namun kemudian ditangkap. Yang mengejutkan mereka, mereka telah ditangkap oleh Hayamata. Rokurota menjelaskan bahwa Yuki adalah kenyataan bahwa Putri, dan bahwa semua emas yang telah digunakan untuk membantu membangun kembali kerajaannya. Para petani dikirim dalam perjalanan mereka, dengan hanya satu ryo . Dalam adegan akhir, tangan Tahei emas untuk Matashichi untuk melindungi, tetapi Matashichi menolak dan memungkinkan Tahei untuk tetap memegang itu, menunjukkan bahwa mereka memiliki cara-cara mengatasi rakus mereka untuk saat ini.

wikipedia film

asli


seven samurai

Akira Kurosawa adalah yang terbaik diketahui khalayak barat, dan juga telah mengarahkan film samurai yang paling terkenal di Barat. Ia mengarahkan Seven Samurai , Rashomon , Tahta Darah , yojimbo dan banyak lainnya. Dia memiliki asosiasi lama dengan Toshiro Mifune dibilang paling terkenal aktor Jepang. Mifune sendiri memiliki perusahaan produksi yang menghasilkan epik samurai, sering dengan dia bintangi. Dua film samurai’s Kurosawa didasarkan pada karya-karya William Shakespeare , Tahta Darah ( Macbeth ) dan Ran ( King Lear ). Sejumlah film-filmnya yang dibuat ulang di Italia dan Amerika Serikat sebagai western , atau sebagai film aksi yang ditetapkan dalam konteks yang lain. [4] Film Nya Seven Samurai adalah salah satu yang paling penting touchstones dari genre dan terkenal di luar sebagian besar Jepang. Ini juga menggambarkan beberapa konvensi film samurai dalam karakter utama adalah ronin, masterless samurai pengangguran , bebas untuk bertindak sebagai mereka hati nurani menentukan. Yang penting, orang-orang cenderung untuk menangani masalah-masalah mereka dengan pedang mereka dan mereka sangat terampil dalam melakukannya. Ini juga menunjukkan ketidakberdayaan kaum tani dan perbedaan antara dua kelas.

Sebuah film samurai harus menyertakan prajurit samurai, pertempuran pedang, dan setting sejarah. Samurai prajurit, dalam film, dibedakan dari prajurit lain dengan kode kehormatan, bushido , diikuti untuk menghormati pemimpin samurai. Bushido tidak menjadi dikodifikasi sampai abad ketujuh belas. Seorang samurai harus terpaksa menjadi terampil dalam peperangan dan seni bela diri dan siap untuk mempertahankan kehormatannya bahkan kematiannya. Jika tidak mampu mempertahankan kehormatannya, seorang samurai dapat memilih untuk melakukan self-disembowelment, seppuku , demi menyelamatkan reputasi atau “wajah.” Sebaliknya, seorang samurai pembalasan tepat mungkin dalam kasus hilangnya seseorang samurai peduli, seperti terjadi dalam film Harakiri . Dalam Harakiri, Hanshiro Tsugumo mengambil balas dendam pada rumah Kageyu Saito atas hilangnya diadopsi di anak-hukum-, yang dipaksa untuk bunuh diri dengan rumah Kageyu Saito. Rumah Kageyu Saito menolak memberikan uang anak-dalam-hukum. Karena ia telah meminta untuk bunuh diri ia dipaksa untuk melakukan self-disembowelment, dengan sentuhan luar biasa tidak terungkap dalam diskusi ini. Hanshiro tahu contoh adalah unrightfully terbuat dari menantunya dalam-dalam rangka untuk menghambat oleh samurai miskin meminta sumbangan dari rumah Kageyu. Dalam film, motivasi mungkin berbeda tetapi perilaku samurai adalah untuk menjaga kehormatan bahkan dalam kematian dan diabadikan oleh kode bushido.

melihat sejarah pengaturan film penonton bisa mengambil konteks budaya, Juga [6] samurai dalam periode tertentu. Misalnya zaman Sengoku (1478-1603) melihat Jepang robek oleh perang sipil sebagai panglima perang daimyo berjuang untuk menguasai tanah. Dalam era Tokugawa (1603-1868), damai dari perang saudara berarti tidak ada perang dengan samurai untuk melawan dan samurai beberapa menjadi ronin, prajurit masterless kiri untuk berjuang untuk bertahan hidup. Pada zaman Meiji (1868-1912), kita melihat adanya penurunan keturunan samurai dan munculnya westernisasi. Pada periode ini ideal samurai dan kode bushido yang dipopulerkan ke keyakinan prajurit militer. Jangka waktu dimaksud perubahan macam konflik untuk samurai untuk melawan dan film akan menangkap perlawanan mereka terhadap rintangan besar.

Sebuah konflik berulang dalam pertemuan samurai ideal adalah ninjo dan giri konflik. [7] Ninjo adalah perasaan manusia yang memberitahu anda apa yang benar dan giri adalah kewajiban samurai kepada tuannya dan klan. Konflik berasal dari kontrol berlebihan dari Tokugawa bakufu samurai pemerintah atas perilaku tersebut. Sering samurai akan mempertanyakan moralitas dari tindakan mereka dan terpecah antara tugas dan hati nurani. Konflik ini melampaui era di film samurai dan dapat menciptakan persepsi protagonis sebagai yang diunggulkan moral atau prajurit setia. Dalam The Last Samurai , Katsumoto tidak lagi berguna bagi kaisar dan dihukum disembowelment diri. Dia bertentangan dengan tugasnya untuk menindaklanjuti dengan kalimat-Nya dan melarikan diri untuk melawan pemberontakan final melawan tentara pemerintah pusat. Ninjo dan konflik giri bersifat dinamis dengan karakter samurai.

Makna dari tradisi ditemukan [8] berakar dalam praktek resmi dilembagakan aktual dalam masyarakat dan ditambahkan ke praktik-praktik ini kurang karakteristik mudah dilacak. Untuk tradisi yang diciptakan untuk menjadi dikreditkan, set praktek perlu memiliki otoritas atas masyarakat dan dalam pengulangan alam, yang secara otomatis mengasumsikan tradisi diciptakan untuk berdiri lama. Selain menciptakan tradisi adalah sebuah proses formalisasi dan ritualisasi, yang berisi ritual dibuat dan simbol. Sebagai contoh, Afro Samurai Kebangkitan , protagonis Afro harus mendapatkan jalan untuk menjadi nomor satu pejuang melalui serangkaian perkelahian. Untuk menjadi nomor satu, dia harus mendapatkan nomor satu ikat kepala, yang merupakan simbol yang tepat untuk menjadi petarung terbaik. Untuk tantangan pemilik nomor satu ikat kepala dia harus menantang pemilik nomor dua ikat kepala karena hanya nomor dua pemilik headband memiliki hak untuk menantang nomor satu ikat kepala. Bentuk ritualisasi dan simbol memberikan penonton yang ideal dari tradisi ditemukan, yang telah dalam praktek untuk jangka waktu yang panjang. Akhirnya, tujuan dari tradisi diciptakan adalah penciptaan nasionalisme [9] untuk memisahkan masyarakat lain dan menciptakan kemandirian. Untuk Afro samurai , pertempuran untuk bando membuat grup eksklusif prajurit berjuang untuk dominasi, yang dikenal oleh rakyat di dunia Afro samurai. Dalam film, kreasi cita-cita baru dari tradisi membantu penonton membangun masyarakat yang sah dari samurai yang dipercaya untuk imajinasi.

Prajurit samurai sering identik dengan / pedang sendiri. Meskipun pedang merupakan aspek penting dari peperangan, anggapan samurai dan pedang memiliki suatu obligasi yang ideal diciptakan, [ rujukan? ] meskipun dipopulerkan di banyak drama. Para periode Tokugawa melihat perubahan dalam jenis peperangan, sebagai pertempuran bergeser dari busur dan anak panah untuk menutup berbagai pertempuran dengan senjata genggam, dan persaingan pedang kompetitif.

Ada sejumlah tema yang terjadi di plot film samurai. Banyak fitur roaming samurai masterless, mencari pekerjaan atau tempat dalam masyarakat. Lain waktu cerita-cerita sejarah karakter yang benar. Kisah-kisah yang lain menunjukkan loyalitas klan.

wikipedia

Minamoto no Yoshitsune

Minamoto no Yoshitsune (1159 – 15 Juni 1189) adalah samurai klan Minamoto di akhir zaman Heian yang berasal dari klan Kawachi Genji. Yoshitsune adalah adik lain ibu dari pendiri Keshogunan Kamakura, Minamoto no Yoritomo. Nama aliasnya adalah Kurō Yoshitsune. undefined Yoshitsune dilahirkan sebagai Ushiwakamaru, putra ke-9 dari kepala klan Kawachi Genji bernama Minamoto no Yoshitomo. Setelah ayahnya terbunuh dalam Pemberontakan Heiji melawan Taira no Kiyomori, Ushiwakamaru dititipkan di kuil Kurama. Selanjutnya ia dipindahkan ke Hiraizumi di Mutsu, dan dititipkan kepada Fujiwara no Hidehira yang menjabat kepala klan Ōshū Fujiwara sekaligus penguasa Mutsu. Sementara itu, kakak tertua Yoshitsune, Yoritomo terus memimpin perlawanan untuk menggulingkan klan Taira yang disebut Pemberontakan zaman Jishō-Jūei (Perang Genpei). Setelah dewasa, Yoshitsune bergabung membantu Yoritomo, dimulai dari Pertempuran Ichi-no-Tani, Pertempuran Yashima, hingga akhirnya klan Minamoto berhasil menghancurkan armada klan Taira dalam Pertempuran Dan-no-ura. Walaupun berjasa besar sebagai pemimpin perang, Yoshitsune tidak diberi penghargaan yang pantas oleh Yoritomo, dan sebagian wilayah kekuasaannya dirampas. Yoshitsune dianggap memperlihatkan sikap memberontak sehingga dicap sebagai musuh kaisar dan menjadi buronan di seluruh negeri. Dalam pelariannya, Yoshitsune meminta perlindungan klan Ōshū Fujiwara yang pernah membesarkannya. Fujiwara no Yasuhira berhasil didesak Yoritomo agar menangkap Yoshitsune. Yasuhira menyerang Yoshitsune yang sedang berada di Koromogawa no tachi (sekarang ada di kota Ōshū, Prefektur Iwate). Yoshitsune yang sudah terkepung akhirnya bunuh diri. Kematian Yoshitsune menerima banyak simpati dari banyak orang. Dari kisah Yoshitsune dikenal istilah Hōgan biiki (Hōgan biiki?) yang merupakan ungkapan simpati orang Jepang terhadap pihak yang kalah (istilah ini tidak dibaca sebagai Han-gan biiki). Hōgan adalah jabatan yang diberikan kaisar kepada Yoshitsune, sedangkan hiiki berarti “simpati” atau “melindungi”. Ungkapan ini kurang lebih berarti, “Pihak yang lemah dengan alasan ia lemah, maka banyak orang yang bersimpati.” Masa kecil Minamoto no Yoshitomo dan Tokiwa Gozen memberi nama Ushiwakamaru kepada putra ke-9 mereka yang nantinya dikenal sebagai Minamoto no Yoshitsune. Di tahun 1159, setelah ayahnya ikut dalam Pemberontakan Heiji dan tewas, Ushiwakamaru bersama dua orang kakaknya, Imawaka dan Otowaka dibawa lari oleh ibunya ke tengah gunung di Provinsi Yamato untuk menghindar dari hukuman mati. Tokiwa Gozen akhirnya keluar dari persembunyian dan menyerahkan diri kepada Taira no Kiyomori setelah mengetahui ibunya tertangkap. Sebagai pengganti nyawa ibunya dan ketiga orang putranya, Tokiwa Gozen bersedia dijadikan wanita simpanan Kiyomori. Setelah ibunya menjadi selir seorang kuge bernama Ichijō Naganari, Ushiwakamaru yang waktu itu masih berusia 7 tahun dititipkan di kuil Kurama. Nama panggilannya saat itu Shanaou (Shanaō). Di usianya yang ke-11 (15 tahun dalam cerita versi lain), Ushiwakamaru baru mengetahui identitas dirinya yang sebenarnya. Menurut legenda, Ushiwakamaru menerima pelajaran pedang di kuil Kurama dari seorang ksatria bertopeng Tengu yang kemungkinan besar sisa-sisa pengikut ayahnya (Minamoto no Yoshitomo). Di usia ke-16, Ushiwakamaru berada di bawah pengawasan Fujiwara no Hidehira yang menjadi Chinjufu shōgun di Hiraizumi, Provinsi Oshu. Setelah itu, Ushiwakamaru menjalani upacara kedewasaan (genbuku) di kuil Atsuta Jingū, Provinsi Owari yang dulu merupakan wilayah kekuasaan ayahnya. Sebagai orang dewasa, Ushiwakamaru mendapat nama Yoshitsune. Nama “Yoshitsune” diambil dari aksara kanji “yoshi” yang turun-temurun dipakai klan Minamoto, sedangkan “tsune” diambil dari nama Minamoto no Tsunemoto (cucu Kaisar Seiwa). Kematian Yoshitsune Fujiwara no Hidehira kuatir dengan kekuatan militer Yoritomo yang terus bergerak ke arah barat Kanto sampai ke Provinsi Mutsu dengan alasan untuk menghabisi Yoshitsune. Hidehira bermaksud menjadikan Yoshitsune sebagai shogun untuk menumbangkan pemerintah Kamakura pimpinan Yoritomo, tapi tidak sempat karena lebih dulu meninggal pada 29 Oktober 1187. Putra pewaris Hidehira, Fujiwara no Yasuhira berhasil ditekan Yoritomo untuk mau bekerja sama menghabisi Yoshitsune. Yasuhira melanggar wasiat sang ayah agar melindungi Yoshitsune dan membunuh adiknya sendiri, Fujiwara no Yorihira yang merupakan sahabat dekat dan pelindung Yoshitsune. Cerita lain mengatakan bukan Fujiwara no Yorihira yang dibunuh, melainkan Fujiwara no Tadahira. Pada 30 April 1189, sekitar 500 pasukan berkuda menyerang Yoshitsune yang hanya dilindungi belasan pasukan berkuda. Pada waktu diserang, Yoshitsune sedang berada di tempat bernama Koromogawa no tachi yang merupakan wilayah Fujiwara no Motonari (sekarang tempat ini disebut kota Ōshū). Dalam keadaan terkepung pasukan Hidehira, Yoshitsune sama sekali tidak berniat melawan, dan malah mengunci diri di ruang altar keluarga (jibutsudō). Setelah membunuh istri dan anak perempuannya yang masih berusia 4 tahun, Yoshitsune bunuh diri. Yoshitsune meninggal di usia 31 tahun. Potongan kepala Yoshitsune dikirim ke Kamakura dengan dikawal adik Fujiwara no Yasuhira yang bernama Fujiwara no Takahira. Perjalanan ke Kamakura memakan waktu 43 hari, dan berdasarkan identifikasi potongan kepala oleh Wada Yoshimori dan Kajiwara Kagetoki, bisa dipastikan potongan kepala tersebut adalah milik Minamoto no Yoshitsune. Menurut legenda, potongan kepala Yoshitsune dikuburkan dan dipuja di kuil Shirahata yang terletak di Fujisawa. Di kuil tersebut sekarang masih bisa dijumpai sumur tempat mencuci potongan kepala Yoshitsune. Lukisan potret Sampai sekarang belum ditemukan lukisan potret Yoshitsune yang digambar oleh pelukis dari zaman yang sama. Berdasarkan bukti helm dan mantel tempur yang sekarang disimpan di kuil Ōyamazumi, tinggi badan Yoshitsune diperkirakan sekitar 150 cm. Kisah Heike Monogatari mulai dikumpulkan tidak lama setelah Yoshitsune meninggal. Di dalam kisah ini, penampilan Yoshitsune digambarkan dengan teliti, di antaranya “pria berperawakan kecil, berkulit putih, dengan gigi sedikit tonggos”. Penulis Heike Monogatari mungkin sengaja ingin mendiskreditkan sosok Yoshitsune, atau penilaian publik terhadap Yoshitsune pada waktu itu tidak terlalu baik. Dalam cerita lain mengenai Yoshitsune, Gikeiki (Kisah Yoshitsune), penampilan Yoshitsune justru sama sekali tidak disebut-sebut. Dalam cerita Heiji Monogatari, ibu kandung Yoshitsune (Tokigawa Gozen) digambarkan sebagai wanita yang luar biasa cantik pada zaman itu, sehingga dijadikan istri simpanan Minamoto no Yoshitomo (ayah Yoshitsune). Di dalam Heiji Monogatari, ayah Yoshitsune juga digambarkan sebagai pria tampan berpenampilan dingin. Di zaman Edo, kisah Yoshitsune mulai banyak dipentaskan sebagai naskah kabuki dan sarugaku. Yoshitsune selalu ditampilkan sebagai pria tampan, dan sejak itu pula citra Yoshitsune sebagai pria tampan melekat hingga sekarang.

Minamoto No Yoshitsune

yoshitsune terus dikenang orang sebagai ahli strategi berperang yang ulung namun harus mati dengan tragis. Orang Jepang mengungkapkan simpati kepada pihak yang lemah dengan mengambil contoh nasib Yoshitsune. Istilah Hōgan biiki berasal dari kata Hōgan yang digunakan untuk menyebut posisi yang diberikan Kaisar Go-Shirakawa kepada Yoshitsune. Perjalanan hidup Yoshitsune sering dikisahkan banyak orang, dan terus ditambah-tambah hingga menjadi cerita fiksi atau legenda. Kisah kepahlawanan Yoshitsune akhirnya menjadi lebih hebat dari kisah kehidupan yang sebenarnya. Di antara legenda Yoshitsune yang paling terkenal adalah adegan duel antara Yoshitsune dengan Musashibō Benkei di Jembatan Gojō. Selain itu terdapat kisah Yoshitsune belajar seni berperang dari buku seni berperang Tiongkok, Liu tao dan San lue yang didapatnya dari hasil mencuri bersama Putri Minatsuru, anak dari Kiichi Hōgen seorang ahli Onmyōdō. Sementara itu, Musashibō Benkei terkenal dengan kisah Pertempuran Koromogawa. Benkei mempertahankan jembatan menuju istana melawan ratusan prajurit supaya Yoshitsune yang ada di dalam bisa melakukan bunuh diri. Peristiwa kematian Benkei dikenal dengan sebutan Benkei no Tachi Ōjō, karena Benkei tewas sambil terus berdiri dengan kaku. Kisah-kisah seperti ini mulai diceritakan orang di zaman Muromachi atau sekitar 200 tahun sesudah kematian Yoshitsune dalam cerita berjudul Gikeiki (Kisah Yoshitsune). Yoshitsune dikatakan banyak membaca buku kunci (tora no maki) dalam seni berperang seperti Liu tao sehingga bisa menang dalam Perang Genpei. Legenda Yoshitsune tidak tewas Simpati rakyat terhadap Yoshitsune melahirkan kisah-kisah bahwa Yoshitsune tidak tewas di Koromogawa. Yoshitsune berhasil menyelamatkan diri dan lari ke negeri di sebelah utara. Salah satu Otogizōshi asal zaman Muromachi yang berjudul Onzōshi shimawatari dijadikan model untuk Legenda perjalanan Yoshitsune ke negeri utara. Dalam cerita Onzōshi shimawatari, Yoshitsune yang masih remaja dan belum jadi musuh Yoritomo, pergi menyeberang ke Watarijima (sebutan untuk Hokkaido sekarang). Di tengah perjalanan, Yoshitsune bertemu dengan berbagai macam monster dan makhluk mengerikan. Sejalan dengan bertambahnya pengetahuan orang Jepang pada waktu itu tentang Suku Ainu, para pencerita keliling menambah-nambah kisah Onzōshi shimawatari. Cerita tersebut akhirnya berubah menjadi legenda Yoshitsune melarikan diri ke Hokkaido dan menjadi raja Suku Ainu di sana.

/forumm.wgaul.com

Membaca Kisah Klan Otori-

Musashi, dan Taiko mungkin menjadi rujukan setiap orang manakala ingin membaca kisah Samurai Jepang. Karya Eiji Yoshikawa tersebut memang tidak bisa dipungkiri telah menjadi raja untuk karya-karya fiksi yang mengambil latar sejarah Jepang dalam kaitannya dengan Samurai dan Shogun. Namun siapa sangka jika Lian Hearn mampu menggebrak genre karya fiksi Samurai tersebut dengan karya fenomenalnya: Kisah Klan Otori?

Lian Hearn, penulis Australia kelahiran Inggris dengan nama asli Gillian Rubinstein menghadirkan warna baru dalam kisah sejarah Jepang dan Samurai lewat karyanya Kisah Klan Otori (Tales Of The Otori). Kisah Klan Otori adalah sebuah karya trilogi ditambah satu sequel dan satu prequel. Buku pertama berjudul Across The Nightingale Floor, buku kedua adalah Grass For His Pillow, dan buku ketiga adalah Brilliance Of The Moon. Sequel-nya adalah The Harsh Cry Of The Heron, dan prequel-nya adalah Heaven’s Net Is Wide. Empat dari lima buku telah diterbitkan dan telah beredar dalam edisi bahasa Indonesia, sedangkan prequel-nya akan diterbitkan pada akhir 2007.

Kisah berawal dari sebuah pembantaian massal dilakukan oleh Iida Sadamu, pemimpin klan Tohan –klan yang paling berkuasa di Tiga Negara– terhadap semua penduduk Mino, sebuah desa terpencil hanya karena penduduk Mino adalah penganut ajaran Hidden. Hidden adalah sebuah kelompok masyarakat yang menganut paham keagamaan yang mempercayai adanya Tuhan tak kasat mata, menentang pembunuhan dan bunuh diri. Hal ini sangat berbeda dengan kepercayaan orang-orang dan para ksatria pada jaman itu. Semua penduduk Mino tewas kecuali seorang anak remaja yang berhasil lolos karena tanpa disadarinya ia dapat membelah tubuhnya menjadi dua. Nama anak remaja itu adalah Tomasu. Dalam sebuah pengejaran, Tomasu tiba-tiba diselamatkan oleh Lord Shigeru, pemimpin Klan Otori, musuh besar Klan Tohan, sampai akhirnya Tomasu diangkat anak oleh Lord Shigeru karena kemiripannya dengan adik Shigeru, Otori Takeshi yang telah dibunuh oleh Klan Tohan. Tomasu berganti nama menjadi Takeo.

Takeo ternyata adalah keturunan dari Tribe, suku pembunuh yang memiliki kemampuan bela diri dan supranatural luar biasa, dan Takeo mewarisi kemampuan luar biasa itu dalam dirinya. Pada suatu malam, kemampuan itu terbukti ketika Shigeru diselamatkan oleh Takeo yang dengan indera pendengarannya yang sangat tajam memperingatkan Shigeru akan adanya seorang pembunuh bayaran yang tengah mengintainya. Pembunuh bayaran tersebut ternyata berasal dari suku Tribe. Menyadari kemampuan luar biasa Takeo, Shigeru membawanya ke Hagi untuk dilatih dan dipersiapkan menjadi pewaris Klan Otori serta sebuah rencana lain yang telah Shigeru persiapkan untuknya. Pengangkatan anak dan pewarisan Klan Otori kepada Takeo ditentang oleh petinggi klan Otori, termasuk yang paling keras menentang adalah Otori Shoici dan Otori Masahiro, paman Shigeru.

Shigeru meminta Takeo untuk membunuh Iida diam-diam di kastilnya di Inuyama, karena hanya Takeo-lah yang bisa melintasi Nightingale Floor yang dipasang di sekitar kediaman Iida dengan kemampuan Tribe yang dimilikinya. Nightingale Floor adalah lantai yang bisa berbunyi dan bernyanyi nyaring bila seseorang berjalan di atasnya. Dan Takeo telah membuktikan kemampuannya saat ia mampu melintasi Nightingale Floor tanpa membuatnya bersuara di kediaman Shigeru.

Di satu sisi, Iida Sadamu juga telah mempersiapkan rencananya sendiri untuk melenyapkan Shigeru dan klan Otori dari peta Tiga Negara. Dengan bekerjasama dengan kedua paman Shigeru yang licik, Iida menjodohkan Shigeru dengan Shirakawa Kaede, putri sulung dari Lord Shirakawa, pemimpin klan Shirakawa yang dijadikan tawanannya di kastil Noguchi. Kisah menjadi semakin pelik ketika pada suatu pertemuan, Takeo dan Kaede saling jatuh cinta. Sementara, Shigeru sebenarnya telah menjalin hubungan asmara dengan Lady Maruyama Naomi, pemimpin klan Maruyama.

Keadaan bertambah rumit dengan keterlibatan suku pembunuh Tribe yang mengetahui bakat dan kemampuan Takeo yang diwarisinya. Tribe hendak mengambil Takeo untuk dididik menjadi seorang pembunuh rahasia. Tribe tidak menghendaki seorang pun lepas dari bayang-bayang aturan suku rahasia yang telah dianut turun temurun. Sementara di satu sisi, kepentingan Shigeru atas Takeo sangatlah besar untuk membawa kedamaian di Tiga Negara.

Tarik menarik kepentingan antara Shigeru, Tribe dan Iida itulah kurang lebih isi dari buku pertama, Across The Nightingale Floor. Meskipun tokoh sentral adalah Tomasu –yang beralih nama menjadi Takeo– namun karakter Shigeru sangat kuat dan mendominasi. Meski pada akhirnya Shigeru meninggal dunia di tangan Iida Sadamu, namun pengaruhnya tidak akan pernah hilang baik pada diri Takeo maupun orang-orang di sekeliling Shigeru. Di sinilah mungkin letak kelebihan dan kekurangan Hearn. Di satu sisi, ia begitu kuat dalam menggambarkan karakter Shigeru, namun di sisi lain, penggambaran karakter Takeo, masih lemah, padahal Takeo-lah yang memegang kelanjutan kisah. Karakter Takeo mulai berkembang pada buku kedua, Grass For His Pillow.

Kisah pasca kematian Otori Shigeru dan Iida Sadamu dan pengaruhnya terhadap peta kekuasaan klan di Tiga Negara, menjadi kelanjutan kisah dalam Grass For His Pillow. Setelah Takeo membalaskan kematian Shigeru, sesuai janjinya kepada Tribe, Takeo memilih untuk mengikuti panggilan hidupnya sebagai seorang Tribe. Takeo meninggalkan Kaede dan meninggalkan statusnya sebagai seorang Otori dan berlatih bersama Tribe untuk meningkatkan kemampuannya. Di satu sisi, setelah kematian Lady Maruyama –pemimpin klan Maruyama– oleh rencana licik Iida, Shirakawa Kaede menjadi pewaris sah klan Maruyama karena ia-lah satu-satunya kerabat terdekat Lady Maruyama.

Melewati rentang waktu bersama Tribe, Takeo akhirnya mengetahui lebih banyak tentang identitas dirinya sendiri, tentang Tribe dan tentang ayah angkatnya, Shigeru yang ternyata menyimpan sebuah catatan rahasia tentang seluk beluk suku pembunuh Tribe. Catatan inilah yang diburu oleh Tribe demi keselamatan dan keamanan suku tersebut. Tribe memerintah Takeo untuk mengambilnya di rumah Shigeru. Lewat pergulatan batin yang begitu dalam, Takeo akhirnya memutuskan untuk lari dari Tribe setelah ia berhasil mengambil catatan Shigeru itu.

Dalam sebuah pelarian, Takeo diselamatkan oleh Jo-An, seorang gelandangan pemeluk ajaran Hidden, ajaran yang mempercayai adanya Tuhan Rahasia yang Satu dan menganggap semua manusia sama di hadapan-Nya. Oleh Jo-An, Takeo dipertemukan oleh seorang perempuan pertapa di gunung yang mengatakan ramalan tentang Takeo bahwa hanya Takeo-lah yang bisa membawa perdamaian di Tiga Negara. Ramalan perempuan suci juga terkait dengan lima peperangan yang harus dilalui Takeo sebelum kedamaian benar-benar terwujud: empat kali peperangan akan berakhir dengan kemenangan dan satu kali berakhir kekalahan; juga ramalan tentang kematian Takeo. Dengan bantuan beberapa orang kepercayaannya, termasuk Jo-An, Takeo akhirnya membangun kekuatan perang di Biara Terayama.

Sementara itu, Kaede berusaha untuk meyakinkan dirinya dan orang-orang di sekitarnya bahwa dia berhak untuk menjadi pewaris sah klan Maruyama dan ikut berperan dalam dunia para ksatria. Meski mendapat tentangan yang keras dari ayahnya sendiri dan bermacam-macam intrik yang melemahkannya, Kaede berusaha untuk tetap tegar dalam menghadapi keinginannya untuk tidak kalah dari laki-laki. Sambil menunggu Takeo menjemputnya, Kaede belajar untuk menjadi seorang perempuan yang kuat untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin klan.

Di buku ketiga, Brilliance Of The Moon, Takeo mulai menggerakkan pasukan dan kekuatan yang dimilikinya di biara Terayama keluar untuk mengambil hak istrinya Kaede dalam mewarisi wilayah Maruyama, sekaligus untuk mempersiapkan sumberdaya yang dibutuhkan untuk menyerang Hagi guna mengambil haknya sebagai pewaris klan Otori, memenuhi amanat Otori Shigeru. Kematian Ichiro, guru Takeo yang dibunuh oleh kedua paman Shigeru yang licik, Shoichi dan Masahiro, semakin memperkuat tekadnya untuk merebut Hagi. Berbekal ramalan yang telah didengarnya dari perempuan suci, Takeo bermaksud menjalani “lima peperangan yang akan membayar perdamaian”.

Maruyama yang sebelumnya dipimpin oleh seorang perempuan (Maruyama Naomi) menyambut baik kedatangan Kaede dan pengambilan haknya sebagai pewaris Maruyama. Takeo dan pasukannya akhirnya membangun kekuatan di Kastil Maruyama sebelum melanjutkan rencananya untuk menyerang Hagi, dengan dibantu oleh gerombolan bajak laut yang menghuni pulau Oshima, sebuah pulau yang terletak di dekat Hagi. Bajak laut yang dipimpin oleh keluarga Terada juga mempunyai kebencian yang sama kepada Shoichi dan Masahiro, kedua paman Shigeru yang menguasai Hagi.

Sementara itu, keretakan mulai terjadi di kalangan suku Tribe, suku pembunuh yang memburu Takeo untuk mengambil kembali catatan Shigeru mengenai seluk beluk Tribe yang ada pada Takeo. Keluarga Muto dan Keluarga Kikuta, dua keluarga yang berpengaruh di Tribe, berselisih setelah Muto Yuki, anak perempuan Muto Kenji, ketua keluarga Muto yang juga guru Shigeru dan Takeo, dibunuh oleh Kikuta Kotaro, ketua keluarga Kikuta. Yuki dibunuh setelah ia melahirkan seorang anak laki-laki hasil hubungannya dengan Takeo.

Sebagai buku terakhir dari trilogi Kisah Klan Otori, Brilliance Of The Moon merupakan jawaban dari seluruh teka-teki yang telah muncul sejak dari buku pertamanya, Across The Nightingale Floor. Intrik-intrik mulai terkuak, rahasia-rahasia mulai jelas, teka-teki mulai terjawab, meskipun jawaban-jawaban itu akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dan teka-teki yang masih mengambang. Teka-teki dan pertanyaan itulah yang akan terjawab di sequelnya, The Harsh Cry Of The Heron. Yang menarik, penulis sedikit mengambil latar masuknya senjata api ke jepang untuk pertama kalinya. Dikisahkan, perompak yang dipimpin oleh keluarga Terada telah membajak sebuah kapal milik orang kulit putih dan menemukan sepucuk senjata api.

Kemenangan pasukan Takeo atas pasukan Arai Daichi, lewat campur tangan gempa bumi seakan hendak mengukuhkan kemenangan Takeo sebagai keinginan surga, sebagaimana ramalan perempuan suci. Dengan kemenangan itu, klan Otori menjadi penguasa Tiga Negara dan Takeo menyatukan Tiga Negara dalam damai tanpa peperangan.

The Harsh Cry Of The Heron, mengambil latar 16 tahun setelah Lord Otori Takeo dan Kaede mulai memerintah Tiga Negara. Tiga Negara menjadi negeri yang damai, makmur dan sejahtera. Semua rakyat mencintai mereka. Takeo dan Kaede dikaruniai tiga putri yang cantik jelita dan menawan: si sulung Shigeko dan kedua adik kembarnya Maya dan Miki. Namun, hal ini tidak membuat hidup Takeo menjadi lebih tenang. Ia kembali teringat dengan ramalan perempuan suci. Ramalan perempuan suci yang pernah ditemuinya mengatakan bahwa ia akan mati di tangan putra kandungnya sendiri.

Sementara itu, Arai Zenko, putra Arai Daichi, yang oleh Takeo diberi kekuasaan di wilayah Kumamoto, ternyata masih menyimpan dendam kepada Takeo, yang telah mengakibatkan kematian ayahnya, Arai Daichi, yang tidak terhormat: tertembak oleh senjata api. Bersama dengan Hana, istrinya, yang juga adik kandung Kaede, ia mulai membangun kekuatan untuk merongrong kedamaian Tiga Negara. Ia bekerjasama dengan orang asing untuk mendapatkan pasokan senjata api, yang sangat dibatasi penggunaannya oleh Takeo. Zenko juga bersekongkol dengan Lord Kono, putra Lord Fujiwara yang merupakan kerabat Kaisar penguasa Delapan Pulau.

Kemakmuran dan kemajuan Tiga Negara ternyata juga mengundang kecemburuan dan kecurigaan Kaisar dan jendralnya, Lord Saga Hideki. Mereka bermaksud mengambil alih Tiga Negara dengan dalih bahwa kekuasaan Takeo atas Tiga Negara tidak sah. Takeo pun berencana pergi ke Miyako, ibukota kekaisaran untuk meminta restu Kaisar sekaligus melegalkan kekuasaannya atas Tiga Negara.

Di saat yang sama, kehadiran si kembar Maya dan Miki, dianggap kutukan oleh Kaede dan orang-orang yang masih belum menerima keberadaan anak kembar. Kaede sangat mengharapkan kehadiran anak laki-laki, sedang Takeo justru mengharapkan sebaliknya. Takeo mengkawatirkan kemampuan Tribe yang dimiliki oleh Maya dan Miki. Kemampuan keduanya membuat mereka mampu masuk ke dalam dunia lain: dunia bayangan, arwah dan hantu.

Di tempat lain, kebencian dan dendam keluarga Kikuta kepada Takeo tidak kunjung padam. Akio, ketua Kikuta -setelah kematian Kikuta Kotaro di tangan Takeo- bersekutu dengan Arai Zenko untuk menggiring Takeo kepada kematiannya. Hisao, anak laki-laki Takeo dari Yuki yang ada di bawah didikan Akio, dimanfaatkan oleh musuh-musuh Takeo setelah mereka mengetahui rahasia Takeo yang sebenarnya. Hisao ternyata memiliki kemampuan untuk mengendalikan arwah dan orang mati.

Sementara Takeo, Shigeko dan beberapa ksatria tangguh Tiga Negara: Sugita Hiroshi dan Miyoshi Gemba melakukan perjalanan ke ibukota untuk menemui Kaisar; Zenko, Hana dan Akio mulai melakukan aksinya untuk membalas dendam. Tiga Negara di ambang kehancuran. Kedamaian dan kemakmuran yang telah dibangun oleh Takeo dan Kaede berada diujung tanduk. The Harsh Cry of The Heron, sebagai buku terakhir menyambung trilogi Kisah Klan Otori, merupakan konklusi akhir dari seluruh kisah perjalanan Otori Takeo.

Feodalisme

Sekat antara kaum bangsawan dan ksatria dengan rakyat biasa sangat kentara dalam karya Lian Hearn. Baik kaum bangsawan maupun kaum ksatria sangat menjaga jarak dengan kaum gelandangan dan rakyat biasa. Bahkan karakter Takeo pun bukanlah karakter hitam atau putih. Sebaik-baiknya Takeo, ia masih menyimpan pertanyaan di dalam dirinya, mengapa ia harus bergaul dengan Jo-An dan para gelandangan yang lain, meskipun pada sebuah kesempatan, mereka telah membantu Takeo.

Pun jika pada akhirnya, Takeo berusaha mengikis sekat-sekat itu, para bangsawan dan ksatria lain di sekelilingnya merasa bahwa hal itu tidak semestinya dilakukan. Para ksatria selalu merasa risih manakala harus berdekatan dengan para gelandangan, meskipun jelas-jelas para gelandangan itu telah membantu mereka merebut kemenangan dalam sebuah pertempuran.

Tidak hanya sekat antara kaum bangsawan dan ksatria dengan rakyat biasa, tetapi sekat antara laki-laki dan perempuan sangat lebar. Kaum perempuan tidak diperkenankan untuk memegang posisi-posisi penting dalam masyarakat. Hanya klan Maruyama, satu di antara banyak Klan di Tiga Negara yang memuliakan perempuan untuk menjadi pemimpin mereka.

Diskriminasi ini semakin tampak manakala Shirakawa Kaede, harus menjadi pemimpin klan Shirakawa, setelah kematian ayahnya, dan juga mewarisi klan Maruyama setelah kematian Maruyama Naomi, pemimpin klan Maruyama sebelumnya. Ia mendapat tentangan-tentangan dan gunjingan-gunjingan yang melemahkan kedudukannya sebagai pemimpin klan. Kaede harus bekerja keras agar disamakan dengan laki-laki, ia harus bersikap dan bertindak dengan cara laki-laki, berbicara dengan bahasa laki-laki, dan belajar bagaimana seorang laki-laki dalam memimpin klan.

Feodalisme yang jelas terlihat adalah wilayah-wilayah dan kekuasaan yang terbagi dalam klan-klan. Masing-masing klan memimpin dan bertanggung jawab terhadap kehidupan rakyat yang hidup di wilayah kekuasaannya. Petani-petani memberikan sebagian hasil panennya kepada penguasa klan. Kelas-kelas dalam masyarakat terbagi menjadi petani atau pekerja, prajurit dan ksatria.

Hidden = Kristen dan Kristenisasi

Sejak buku pertama, Lian Hearn mendeskripsikan ajaran kaum Hidden persis seperti ajaran kristen. Kaum Hidden, di mana Takeo lahir dan dibesarkan sampai remaja, mempercayai adanya Tuhan yang Satu dan tak kasat mata, tidak percaya kepada dewa-dewa, dan melakukan ritual doa setiap pagi. Mereka dilarang membunuh dan menyakiti diri sendiri dan orang lain. Ajaran mereka adalah kasih sayang dan melarang berperang. Tentu saja hal itu bertentangan dengan ajaran para ksatria pada jaman itu yang menganggap mati di medan perang, dan mati bunuh diri demi menjaga kehormatan adalah sebuah kebanggaan. Itulah alasan mengapa Iida Sadamu membantai kaum Hidden di Mino, desa tempat tinggal Takeo. Ajaran Hidden banyak dianut oleh para gelandangan dan rakyat biasa secara sembunyi-sembunyi.

Jika ditilik lebih jauh, sebenarnya nama-nama penganut kaum Hidden yang digunakan Hearn ada kemiripan dengan nama-nama dalam Kristen. Tomasu, nama kecil Takeo, adalah ejaan bahasa Jepang untuk Thomas, salah satu orang suci atau Saint (St. Thomas) dalam kristen. Jo-An, terdengar sangat mirip dengan Joan, salah satu orang suci dalam ajaran kristen (St. Joan). Bahkan Jo-An, pada akhirnya dianggap oleh para gelandangan sebagai orang suci setelah mengorbankan dirinya demi keselamatan Takeo (sangat mirip dengan kisah pengorbanan St. Joan, bukan?)

Namun, anggapan tersebut tertepis di buku The Harsh Cry Of The Heron. Di sini, Hearn menambahkan latar masuknya ajaran kristen yang asli yang dibawa oleh orang-orang Barat ke Jepang lewat para pedagang dan missionaris. Tentu saja mereka tidak mudah untuk menyebarkan ajaran mereka. Benturan-benturan dengan ajaran pribumi –ajaran Houou yang mirip dengan ajaran Shinto– dan ajaran Sang Pencerah –yang mirip dengan ajaran Budha– tetap saja terjadi, meskipun Takeo telah menolelir setiap ajaran dan kepercayaan apapun yang dianut oleh rakyatnya. Bahkan, Takeo memilih untuk tidak menganut ajaran apapun.

Ninja Vs Samurai

Deskripsi tentang suku pembunuh Tribe dalam Kisah Klan Otori sangat mirip dengan Ninja, seni beladiri yang terkenal di Jepang. Dengan demikian, bisa dibilang, Kisah Klan Otori adalah sebuah kisah pertarungan abadi antara Ninja dengan Samurai. Ninja sebagai sebuah kelompok rahasia yang bergerak di bawah tanah, sedangkan Samurai adalah kelompok ksatria yang dekat dengan penguasa. Namun Hearn meramunya dengan hal-hal yang bersifat supranatural, fantasi dan mistis. Di sinilah letak perbedaan karya Hearn dengan karya-karya sejenis dari penulis lain.

Disebutkan bahwa setiap keturunan Tribe memiliki kemampuan istimewa yang tidak dimiliki oleh manusia biasa. Seperti halnya Takeo, ia memiliki kemampuan untuk membelah tubuhnya menjadi dua, mempunyai pendengaran yang tajam melebihi indra manusia, kemampuan meringankan tubuh dan menghilang, serta kemampuan bela diri lainnya. Demikian halnya dengan kedua anak kembarnya, Maya dan Miki, serta anak laki-lakinya, Hisao. Mereka memiliki kemampuan dalam memasuki dua dunia: dunia manusia dan dunia arwah.

Sementara di satu sisi, kaum ksatria, yang menjunjung tinggi kemampuan dari latihan keras, menganggap bahwa kaum Tribe adalah para penyihir. Otori Shigeru, meskipun ia berasal dari kaum ksatria, mampu melihat dengan jelas pertentangan kedua kutub ini. Namun, ia tidak terjebak di dalamnya, malahan dengan cerdas dan lihai mampu memanfaatkan kelebihan yang dimiliki oleh Tribe untuk mewujudkan kedamaian. Ia dengan lihai merangkul Muto Kenji dan Muto Shizuka serta mendidik Takeo untuk membantunya mewujudkan keinginannya membawa kedamaian di Tiga Negara.

***

Secara keseluruhan, Lian Hearn berhasil membuat sebuah kisah epik yang menarik tentang masa-masa feodal kekaisaran Jepang. Ia berhasil menggabungkan antara fakta sejarah dengan kisah fantasi, supranatural, peperangan dan kisah cinta yang mendebarkan. Perjuangan Takeo dan Kaede untuk menyatukan cinta mereka meski banyak halangan dan tentangan, menjadi sebuah kisah percintaan yang sangat menyentuh. Intensitas Hearn dalam membangun karakter tokoh-tokohnya, akan membuat siapapun yang membaca Kisah Klan Otori dibawa untuk membenci atau menyukai tokoh-tokohnya. Sayangnya, banyak tokoh yang mengundang emosi dan simpati, pada akhirnya harus berakhir tragis, seperti halnya Otori Shigeru yang telah memikat pembaca sejak awal, kisahnya harus berakhir di separuh awal buku pertama. Namun, untuk mengobati keingintahuan para pembaca terhadap kisah Otori Shigeru, sebuah prequel Kisah Klan Otori, yakni Heaven’s Net Is Wide akan segera diluncurkan. Buku prequel ini berkisah tentang kehidupan Otori Shigeru sebelum menemukan Takeo.

Lian Hearn, hanyalah nama samaran yang digunakan oleh Gillian Rubinstein untuk menulis Kisah Klan Otori. Gillian Rubinstein, dengan nama aslinya telah menulis berpuluh-puluh novel dan cerita bergambar untuk anak-anak di antaranya adalah: The Whale’s Child (2002), Terra Farma (2001), The Mermaid of Bondi Beach (1999), Under The Cat’s Eye (1997) dan masih banyak yang lainnya. Ia menulis Kisah Klan Otori setelah dalam sebuah kesempatan berkunjung ke Jepang dan terpesona akan keunikan dan keragaman budayanya. Lewat karyanya ini, Hearn layak untuk disejajarkan dengan pengarang-pengarang kisah samurai Jepang seperti Eiji Yoshikawa dan Takashi Matsuoka. ***

http://jalaindra.multiply.com

Kisah Samurai Buta & Kelebihan Orang Jepang

Seperti biasa kemaren pergi ke Toko Buku gramedia dan mbaca2 buku tentang wirausaha dan menemukan buku bagus berjudul Rahasia Bisnis Orang Jepang.kenapa fay seneng bicara tentang hal ini karena kita belajar lita’arofu :saling kenal-mengenal akan kebesaran Allah pada tiap2 suku bangsa di dunia ini untuk diambil manfaat baeknya meski yang kita hadapi adalah orang jepang notabene mayoritasnya penyembah matahari alias kafir dalam pandangan orang muslim.

Btw. dalem buku itu fay mbaca kisah samurai buta bernama : Zatoichi yang menjadi inspirasi bagi banyak orang di Jepang. secara singkat kisahnya begini:

Zatoichi, menceritakan tentang the blind swordman, Samurai Buta yg baik hati dan pembela orang yg lemah. Kisahnya udah dipilemkan yg diperankan dan disutradarai oleh Shintaro Katsu pada tahun 1989.

Zatoichi adalah seorang tukang pijat sederhana yg mempunyai pendengaran dan insting yg tajam. kehebatan dia ini adalah Walopun matanya buta, tapi Zatoichi seorang samurai yg hebat. Dia bisa menebas lawan2nya dengan tepat, dan nyaris tanpa gagal. dia tidak sedih dengan kelemahan pada penglihatannya dan memanfaatkan kelebihan yang ada padanya yaitu telinganya yang tajam.akhir hidupnya dia jadi samurai hebat di abadnya.

Kisah diatas adalah menggambarkan kondisi orang jepang yang setelah bom atom Amerika menghunjam jantung kota Jepang tahun 1945, semua pakar ekomomi saat itu memastikan Jepang akan segera mengalami kebangkrutan. Namun, dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun, Jepang ternyata mampu bangkit dan bahkan menyaingi ekonomi negara yang menyerangnya. Terbukti, pendapatan tahunan negara Jepang bersaing ketat di belakang Amerika Serikat. Apalagi di bidang teknologi, Jepang menjelma menjadi raksasa di atas negara-negara besar dan berkuasa lainnya. Dengan segala kekurangan secara fisik, tidak fasih berbahasa Inggris, kekurangan sumber tenaga kerja dan selalu terancam bencana alam rupanya tidak menghalangi mereka menjadi bangsa yang dihormati dunia.
gimana hebat ngga? orang kafir aja bisa begitu mosok orang muslim ngga bisa ambil pelajaran.

mari kita amalkan surat alhujurat ayat 13:

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

http://sosbud.kompasiana.com

Katakan ‘Selamat Tinggal Insomnia’

SULIT tidur alias insomnia memang mengganggu. Sangat mengesakjan apabila Anda berbaring dan menarik selimut, tapi mata tetap tak mau terpejam. Padahal, setumpuk kegiatan yang memerlukan stamina menanti esok hari.

Bagaimana Anda bisa tampil prima apabila sulit tidur. Bisa jadi Amda terlambat bangun atau pusing sepanjang hari. Itu tentunya sangat mengganggu kesehatan dan kegiatan Anda.

Tapi kini, Anda bisa mengucapkan ‘Selamat Tinggal pada Insomnia’. Caranya:

1. Hindari tidur siang untuk mengurangi rasa lelah. Tidur siang akan menumpuk energi dan membuat Anda semakin sulit tidur pada malam hari.

2. Pastikan ruangan Anda cukup sejuk dengan sirkulasi udara yang baik.

3. Kamar tidur adalah ruang untuk beristirahat, tidak bijak meletakkan peralatan elektronik seperti tv atau komputer. Anda bisa tergoda untuk menyaksikan acara atau bermain game.
Kalaupun kamar Anda dipenuhi peralatan listrik, matikan saja, kecuali Anda ingin memutar musik lembut sebagai pengantar tidur.

4. Jadwalkan tidur Anda pada waktu yang sama. Sekalipun Anda tidak ngantuk, usahakan untuk tidur pada jam yang sama. Ini akan membantu jam biologis Anda mengatur waktu tidur dan memudahkan tubuh Anda untuk terlelap di waktu yang sama.

5. Jangan menjadwalkan latihan atau olahraga sebelum tidur, lakukan 3 jam sebelumnya. Dengan begitu otot-otot Anda sudah tidak tegang dan telah siap untuk beristirahat.

6. Hindari makanan yang dapat membuat Anda terjaga sepanjang malam, misalnya saja kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman penambah energi. Percayalah, minuman itu akan memperburuk kondisi Anda.

7. Pilih makanan dan minuman yang dapat membantu Anda segera terlelap. Misalnya segelas susu hangat berkalori rendah.

8. Hindari terlalu banyak minum sebelum tidur. Ini bisa memicu Anda untuk terbangun karena harus mengunjungi toilet untuk buang air kecil.

9. Sebelum tidur, tuliskan di atas kertas semua hal yang mengganggu pikiran Anda. Apakah bos marah-marah, bertengkar dengan kekasih, atau cuaca yang membuat mood Anda buyar.
Tulis juga harapan untuk keesokan harinya. Ini akan membantu Anda melepaskan beban pikiran yang bisa menghambat tidur Anda.

10. Jika tidak bisa tidur dengan lampu padam, tidak perlu memaksakan diri. Tidurlah dengan lampu temaram yang tidak akan membuat Anda kaget pada saat terbangun tengah malam. Penerangan yang berlebihan bisa membuat tubuh Anda terjaga sepanjang malam.

Oleh Metro TV News

lirik angge angge orong orong (campur sari)

Netes banyune moto
Aku nangis ketiban ondo
Rondo tak kiro perawan
Mbarang tak kawin anake sak kandang

Pancen aku wis rondo
Rondo tuo anakku limo
Nanging aku sih biso
Diwolak walik koyo nggoreng telo

Sapi manak larang regane
Anak limo bedo bapak e

Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Rondo randane ompong
Ndue anak segede kingkong
Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Anak limo akeh mangane
Penting mbokne enak rasane

Eling jaman semono
Wayah kawin nanggap bal-balan
Tamune rame tenan
Nganti sing ndelok akeh sing pingsan

Amplop e akeh tenan
Oleh duit karung-karungan
Wong sing podo kondangan
nganti akeh sik podo kelangan

Perawan rondo podo wae
Nadyan ompong enak rasane

Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Rondo randane ompong
Ndue anak segede kingkong
Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Pitik karo anak e
Kabeh mau dadi resikone

Eling jaman semono
Wayah kawin nanggap bal-balan
Tamune rame tenan
Nganti sing ndelok akeh sing pingsan

Amplop e akeh tenan
Oleh duit karung-karungan
Wong sing podo kondangan
nganti akeh sik podo kelangan

Perawan rondo podo wae
Nadyan ompong enak rasane

Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Rondo randane ompong
Ndue anak segede kingkong
Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Pitik karo anak e
Kabeh mau dadi resikone

Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Rondo randane ompong
Ndue anak segede kingkong
Angge-angge orong-orong
Ora melok nggawe melok momong
Pitik karo anak e
Kabeh mau dadi resikone

« Older entries