Masyarakat Perkotaan dan Masyarakat Pedesaan

masyarakat perkotaan umumnya bersifat heterogen, tidak mempedulikan orang lain bahkan tidak membutuhkan bantuan disekitarnya dikarenakan sifatnya yang mampu hidup sendiri diperkotaan, sedangkan masyarakat pedesaan hidup bergotong royong, saling membantu, ramah tamah. dalam aspek keagamaan kehidupan masyarakat perkotaan kurang dibanding masyarakat pedesaan, pada umumnya yang saya pehatikan lebih ramah masyarakat pedesaan dibanding masyarakat perkotaan yang hidupnya acuh, (mau menang sendiri), secara kehidupan nyata memang keadaan diantara keduanya jelas sangat berbeda tetapi tujuan mereka sama adalah untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik, dalam pendidikan di perkotaan yang cenderung berada di dataran rendah sedangkan pegunungan umumnya di daerah dataran tinggi. Perbedaan geografis ini berpengaruh terhadap kecenderungan orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Didalam masyarakat desa ada dua jenis, masyarakat desa yang kuno dan masyarakat desa modern,  masyarakat desa yang kuno, masyarakat desa yang modern lebih kepada penggunaan teknologi yang dipelajari dari orang kota,  sedangkan masyarakat desa kuno lebih mempercayai kepada nenek moyangnya, yang telah turun temurun menggunakan tradisi yang sederhana/kuno.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: