pemuda dan sosialisasi

pemuda adalah tonggak masa depan yang memikul segala harapan. pemicu semangat, pembangkit angan dari sgala mimpi,mengemban cita tak cukup dengan langkah seorang diri. bribu pemuda menatap masa depan yang tiada henti, berpijak bersama, melangkah bersama, hingga berlari dengan kebersamaan demi lanjutkan kmredekaan. kbersamaan inilah sosialisasi agar pondasi yg 1 itu tetap kokoh, Pemuda seperti matahari yang bersinar terang, mempunyai kekuatan yang lebih secara fisik dan semangat bila dibanding dengan anak kecil atau orang-orang jompo. Pemuda juga seperti dinamit yang kekuatanya begitu besar karna mempunyai potensi yang luar biasa. Subhanallah.
Kemerdekaan silam akan membuktikan peran pemuda dimasa depan. Secercah harapan dan semangat itu kelak timbul dari semua pemuda tuk capai cita tegakkan kepercayaan bangsa.
Dikutip dari Hasan Al Banna seorang tokoh pergerakan di Mesir, yaitu “Di setiap kebangkitan pemudalah pilarnya, di setiap pemikiran pemudalah pengibar panji-panjinya.”
Mencapai cita semua berawal dari mimpi, apa yang kita impikan, dan bagaimana cara kita mencapai mimpi itu. Inilah persepsi pemuda yang baik. Semua juga disertai niat sepenuh hati, kalau menurut sabda nabi, “segala sesuatu itu tergantung niatnya.”. Pemuda harus punya niat. Niat menumbuhkan kesungguhan dalam beramal,keseriusan dalam berfikir serta keteguhan dalam menghadapi penghalang. Niat yang sempurna adalah niat karena Allah dengan landasan iman. Rasulullah bersabda dalam sebuah hadist dari Umar bin Khatab bahwa “barang siapa berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya,barang siapa berhijrah untuk dunia yang ia cari atau wanita yang akan dinikahi maka hijrahnya untuk yang ia niatkan.” Dengan niat karena Allah kita akan mendapat ridho-Nya. Insya Allah.
Pemuda yang bisa dikatakan untuk masa depan adalah ketika ia berdiri tegak dan dipundaknya terpampang prinsip ‘inilah aku’. Murni dia berdiri dengan usahanya sendiri, bersungguh-sungguh meraih sgala mimpinya dengan jemarinya dan dengan tetes keringatnya, juga dengan haru keikhtiarannya.
Dengan langkah ibadah pada Allah, tujuan hidup diraih. Tetap menjaga keseimbangan kemerdekaan untuk negara dan agama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: